Rabu, 24 Juni 2015

Winter in Tokyo by Ilana Tan



Dia tidak perlu melakukan apa-apa. Yang harus saya lakukan hanya melihatnya, dan saya akan merasa saya bisa menghadapi segalanya....


Well, quote diatas diambil dari salah satu novel Ilana Tan, Winter in Tokyo. One of my favourite novel author. Yang sayangnya, sampai saat ini semua orang belum tau seperti apa wajah asli penulis Ilana Tan. Karena, semua novel dia, terutama four seasons series (Winter in Tokyo, Summer in Seoul, Autumn in Paris, and the last is Spring in London) termasuk novel terlaris dan banyak dibicarakan di Indonesia.

Dari semua Four seasons series, aku memang paling suka sama Winter in Tokyo. Karena.... eung, gak tau juga. Mungkin karena ceritanya yang simple? Eh, tapi yang lain juga simpel. Summer in Seoul sama Spring in London juga keren,sih. Tapi entah kenapa, feel nya tuh lebih dapat di Winter in Tokyo menurut aku. But, aku paling benci sama novel Autumn in Paris. Enggak, sama sekali enggak jelek. Tapi kenapa.... KENAPA HARUS SAD ENDING?! :( 

Ugh, i hate sad ending story.
2 tokoh utama cerita ini adalah Nishimura Kazuto dan Ishida Keiko.
Keiko ini ceritanya ada turunan indonesia dari ibunya. Sama kayak Tara di Autummn in Paris, atau Shandy di Summer in Seoul, atau kembaran Keiko yaitu Naomi di Spring in London.

Nah, awal cerita mereka berawal dari Kazuto yang baru aja pindah dari Amerika dan kembali ke kampung halamannya untuk nyari suasana baru (sebetulnya sih doi mau kabur, buat move on gitulaah~). Terus, dia tinggal lah di suatu apartemen. Dan tetangga apartemen nya itu si Keiko. Karena sebuah tragedi di awal kepindahan Kazuto, lama kelamaan Kazuto dan Keiko jadi dekat gitu.
Ada di satu cerita dimana Keiko yang takut sama kegelapan di gambarin Kazuto bintang bintang yg glow in the dark gitu di langit langit kamar Keiko supaya Keiko gak takut lagi sama kegelapan. Disitu jujur aku envy T.T pasti keren deh itu langit langit kamar nya digambar bintang pakai cat glow in the dark. Ck, pengen juga :(


Well, lama kelamaan mereka sadar kalo rasa mereka satu sama lain udah berbeda. Malam tahun baru, Kazuto ngebilangin Keiko sesuatu yang ngebuat Keiko penasaran selama dia pulang ke kampung halamannya. Tapi pahitnya, ketika dia kembali pulang ke Tokyo, dia gak nemuin Kazuto sama sekali.

Dia nemuin Kazuto lagi ketika Akira, orang yang Keiko anggap ‘Cinta pertama dan penolongnya saat kecil’, mengajaknya ke reuni dengan teman teman lamanya. Dan dia menemukan Kazuto di acara itu, menggandeng seorang cewek....
....dan tidak mengenal Keiko sama sekali.

Apa yang akan Keiko lakukan? Eng ing eng, baca aja ‘ndiri novelnya. Kalo dikasih tau semua malah jadi novel di internet.

Cuma mau ngasih tau buat yang belum sama sekali baca novel Ilana Tan SATUPUN, Cuma mau ngasih hint aja. Beberapa karakter di novel novel Ilana Tan terkadang bisa berhubungan. Contoh nya : Keiko di Winter in Tokyo punya kembaran yang namanya Naomi yg notabene tokoh utama di Spring in London. Tokoh utama Autumn in Paris, Tara, sepupuan sama tokoh utama Summer in Seoul, Shandy. Terus.... ada lagi sih. Tapi lagi dan lagi, cari ‘ndiri aja ya :p

Novel Winter in Tokyo sendiri termasuk jajaran novel favorit aku. So, menurut aku point untuk Winter in Tokyo maybe.... 4/5.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar